Asia sedang mengalami salah satu periode ekspansi infrastruktur bawah tanah paling signifikan dalam sejarah modern. Mulai dari kota-kota megapolitan yang memperluas jaringan metro mereka hingga wilayah pedesaan yang meningkatkan sistem air bersih dan pembuangan limbahnya, permintaan terhadap peralatan konstruksi tanpa galian canggih meningkat secara dramatis. Di pusat transformasi ini berada mesin pipa jacking , sebuah sistem pengeboran presisi yang memungkinkan kontraktor memasang pipa bawah tanah tanpa gangguan, biaya, serta dampak lingkungan akibat penggalian terbuka. Memahami faktor-faktor yang mendorong pertumbuhan ini memerlukan analisis lebih mendalam terhadap kekuatan ekonomi, regulasi, dan infrastruktural yang sedang membentuk kembali kawasan tersebut.

Pasar mesin pipa jacking di Asia tidak tumbuh secara kebetulan. Pertumbuhan ini didorong oleh konvergensi tekanan urbanisasi, program investasi pemerintah dalam infrastruktur, pergeseran kebijakan lingkungan hidup, serta kemajuan teknologi yang secara bersama-sama menjadikan konstruksi tanpa galian (trenchless construction) sebagai metode pilihan di puluhan pasar nasional. Artikel ini mengkaji secara mendalam masing-masing faktor pendorong tersebut, memberikan gambaran yang lebih jelas bagi para pengambil keputusan, insinyur, dan profesional pengadaan mengenai alasan mengapa pasar peralatan pipa jacking di Asia terus berkembang dengan kecepatan yang melampaui sebagian besar wilayah lain di seluruh dunia.
Urbanisasi dan Meningkatnya Permintaan terhadap Infrastruktur Bawah Tanah
Lonjakan Populasi Perkotaan di Seluruh Asia
Asia adalah rumah ke populasi perkotaan tercepat di dunia. Negara-negara seperti Tiongkok, India, Vietnam, Indonesia, dan Bangladesh menyaksikan jutaan penduduknya berpindah ke kota setiap tahun, sehingga memberikan tekanan sangat besar terhadap infrastruktur perkotaan yang sudah ada. Jaringan saluran pembuangan limbah, saluran drainase air hujan, pipa gas, serta saluran utilitas yang dibangun puluhan tahun lalu tidak dirancang untuk menangani kepadatan penduduk saat ini. Akibatnya, pemerintah kota dan lembaga infrastruktur menginisiasi proyek-proyek perbaikan dan perluasan berskala besar yang sangat mengandalkan mesin pipe jacking untuk memasang pipa di bawah jalan raya, jalur kereta api, serta kawasan permukiman yang sudah berkembang.
Peningkatan kepadatan perkotaan membuat metode galian terbuka semakin tidak praktis. Penggalian parit melalui pusat kota yang padat mengganggu lalu lintas, merusak bangunan di sekitarnya, serta menimbulkan keluhan publik yang signifikan. Mesin penyetop pipa (pipe jacking machine) mengatasi permasalahan ini dengan memungkinkan pemasangan saluran pipa bawah tanah dengan gangguan minimal terhadap permukaan. Kemampuan ini bukan sekadar nyaman—di kota-kota Asia yang sangat padat secara pembangunan, metode ini sering kali merupakan satu-satunya solusi teknis yang layak. Oleh karena itu, tim pengadaan yang bekerja pada kontrak pemerintah daerah menetapkan peralatan penyetop pipa sebagai persyaratan baku, bukan sebagai opsi tambahan berbiaya tinggi.
Skala keterlambatan infrastruktur perkotaan di Asia sangat mencengangkan. Survei teknis di sejumlah ibu kota Asia Tenggara telah mengidentifikasi jaringan pipa yang menua, di mana tingkat kegagalan terus meningkat dan jadwal penggantian tertunda hingga puluhan tahun. Keterlambatan ini mewakili dorongan permintaan berkelanjutan selama beberapa tahun bagi penyebaran mesin pipe jacking di seluruh benua tersebut, terlepas dari siklus ekonomi jangka pendek.
Pengembangan Kota Baru dan Proyek Infrastruktur Lahan Kosong
Selain memperbarui kota-kota yang sudah ada, Asia juga membangun pusat-pusat perkotaan baru secara keseluruhan. Kota satelit, zona ekonomi khusus, dan kawasan industri terencana di negara-negara seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina memerlukan jaringan utilitas bawah tanah yang komprehensif, yang dipasang sejak awal dari nol. Proyek-proyek lahan baru (greenfield) ini sering kali dilaksanakan di wilayah-wilayah di mana kondisi tanah, permukaan air tanah, atau pengembangan permukaan yang direncanakan menjadikan metode tanpa galian (trenchless) sebagai pilihan teknis utama sejak tahap perencanaan awal. Mesin penyetop pipa (pipe jacking machine) kerap menjadi alat utama yang ditentukan untuk memasang infrastruktur utilitas dasar di pengembangan-pengembangan baru ini.
Di Tiongkok, strategi klaster perkotaan baru terus menciptakan permintaan terhadap infrastruktur bawah tanah yang menghubungkan kota-kota tingkat dua dengan koridor transit berkecepatan tinggi, kawasan industri, serta pusat logistik. Setiap pengembangan tersebut menghasilkan ruang lingkup proyek tambahan yang memerlukan pemasangan pipa tanpa galian (trenchless). Pasar mesin penyetop pipa (pipe jacking machine) secara langsung diuntungkan oleh perencanaan urbanisasi jangka panjang ini, yang didasarkan pada kebijakan nasional, bukan sentimen pasar jangka pendek.
Program Investasi Infrastruktur Pemerintah yang Mendorong Perluasan Pasar
Rencana Pembangunan Nasional dan Belanja Stimulus
Banyak pemerintah di Asia telah menjadikan investasi infrastruktur sebagai pusat strategi pembangunan ekonomi mereka. Dorongan berkelanjutan Tiongkok dalam pembangunan infrastruktur, Misi Kota Cerdas India, inisiatif konektivitas regional di Asia Tenggara, serta program infrastruktur ketahanan bencana Jepang semuanya mencakup alokasi besar untuk sistem utilitas bawah tanah. Program-program ini secara langsung menghasilkan kontrak yang memerlukan operasi mesin pipe jacking dalam skala signifikan. Pembiayaan yang didukung pemerintah mengurangi risiko proyek dan memberikan kepastian anggaran bagi kontraktor untuk berinvestasi dalam peralatan tanpa galian berspesifikasi tinggi.
Bank Investasi Infrastruktur Asia dan lembaga pembangunan multilateral lainnya juga telah mendanai proyek infrastruktur besar di seluruh kawasan tersebut, banyak di antaranya mencakup komponen pipa bawah tanah di mana mesin penyetel pipa (pipe jacking machine) merupakan metode pemasangan yang ditentukan. Lapisan pendanaan multilateral ini menambah dimensi lain dalam stabilitas permintaan, sehingga mendorong produsen serta operator armada penyewaan untuk memperluas kapasitas guna mengantisipasi volume proyek yang berkelanjutan.
Standar pengadaan pemerintah di beberapa negara Asia juga telah diperbarui untuk mewajibkan atau sangat mengutamakan metode konstruksi tanpa galian (trenchless construction) di lingkungan perkotaan yang sensitif. Perubahan regulasi semacam ini secara efektif mewajibkan kontraktor menggunakan mesin penyetel pipa (pipe jacking machine) pada proyek-proyek yang memenuhi syarat, sehingga kepatuhan terhadap regulasi berubah menjadi sinyal permintaan pasar yang konsisten. Setelah standar-standar ini diintegrasikan ke dalam pedoman pengadaan, mereka cenderung bertahan selama beberapa siklus proyek.
Inisiatif Kota Penyerap Air (Sponge City) dan Pengelolaan Sumber Daya Air
Program Kota Sponge Tiongkok, yang bertujuan meningkatkan pengelolaan air perkotaan dan mengurangi risiko banjir di lebih dari 30 kota yang ditunjuk, telah menjadi pendorong yang sangat signifikan bagi penyebaran mesin pipe jacking. Program ini memerlukan infrastruktur saluran air hujan bawah tanah secara luas, tangki penampung, serta peningkatan jaringan drainase—semuanya sangat cocok diterapkan dengan metode pemasangan tanpa galian (trenchless). Kontraktor yang mengerjakan proyek Kota Sponge secara konsisten menetapkan mesin pipe jacking sebagai alat pemasangan utama untuk pipa drainase berdiameter besar di lingkungan perkotaan.
Program pengelolaan air serupa mulai muncul di berbagai negara Asia lainnya yang menghadapi dua tantangan sekaligus: banjir perkotaan dan keamanan pasokan air. Bangladesh, Vietnam, serta beberapa negara bagian di India telah meluncurkan program peningkatan drainase perkotaan yang mencakup komponen pemasangan pipa bawah tanah dalam skala besar. Persyaratan teknis program-program ini—yang sering kali melibatkan pipa berdiameter besar di tanah lunak dan tergenang air—sangat selaras dengan kemampuan desain mesin pipe jacking modern, khususnya varian keseimbangan tekanan tanah yang mampu mengatasi kondisi tanah yang sulit.
Kemajuan Teknologi yang Memperluas Kemampuan Aplikasi
Teknologi Keseimbangan Tekanan Tanah dan Kondisi Tanah Sulit
Salah satu alasan paling penting pertumbuhan pasar mesin pipe jacking di Asia adalah evolusi teknologi mesin itu sendiri. Generasi awal peralatan pipe jacking memiliki keterbatasan dalam jenis tanah dan rentang diameter yang dapat ditangani secara efektif. Sistem mesin pipe jacking dengan keseimbangan tekanan tanah modern mampu beroperasi di tanah lempung lunak, kondisi wajah campuran (mixed-face), lingkungan dengan muka air tanah tinggi, bahkan tanah berkerikil yang sebelumnya memerlukan perbaikan tanah mahal sebelum konstruksi tanpa galian dapat dilaksanakan. Pematangan teknologi ini telah membuka seluruh kategori proyek baru di pasar Asia, di mana kondisi tanah yang menantang sebelumnya membatasi adopsi metode konstruksi tanpa galian.
Kemampuan untuk mengontrol tekanan wajah secara presisi dengan mesin penopang pipa berimbang tekanan tanah telah terbukti sangat bernilai di kota-kota pesisir Asia yang dibangun di atas tanah reklamasi atau tanah delta. Kota-kota seperti Shanghai, Ho Chi Minh City, Bangkok, dan Manila semuanya memiliki kondisi tanah yang sebelumnya akan bermasalah bagi peralatan tanpa galian generasi awal. Keandalan sistem keseimbangan tekanan tanah modern di lingkungan tersebut telah memberikan kepercayaan diri kepada pemilik proyek dan konsultan untuk menetapkan penggunaan mesin penopang pipa bahkan dalam pengaturan geoteknis yang kompleks, sehingga memperluas pasar sasaran secara signifikan.
Otomatisasi, Pemantauan Jarak Jauh, dan Sistem Panduan Presisi
Kemajuan dalam panduan laser, pengendalian kemudi otomatis, dan teknologi pemantauan waktu nyata telah membuat mesin penekan pipa jauh lebih presisi dan lebih mudah dioperasikan dibandingkan model-model sebelumnya. Sistem modern mampu mencapai toleransi garis dan kemiringan yang memenuhi persyaratan ketat pemasangan saluran pembuangan gravitasi dan pipa proses tanpa harus sepenuhnya mengandalkan operator manual yang sangat terampil. Pengurangan ketergantungan pada keahlian operator ini khususnya relevan di pasar Asia, di mana pasokan spesialis konstruksi tanpa galian berpengalaman belum mampu mengimbangi pertumbuhan permintaan proyek.
Kemampuan pemantauan jarak jauh memungkinkan manajer proyek dan produsen peralatan untuk melacak kinerja mesin, mendiagnosis masalah operasional, serta mengoptimalkan parameter putaran kepala pemotong dan gaya dorong dari stasiun kendali di permukaan. Bagi kontraktor yang menjalankan beberapa penggerak mesin pipe jacking secara bersamaan dalam proyek infrastruktur perkotaan skala besar, tingkat visibilitas operasional ini berdampak langsung pada peningkatan produktivitas yang terukur serta pengurangan risiko terjadinya penghentian operasi mesin yang mahal. Dengan demikian, peningkatan keandalan teknologi mesin pipe jacking modern telah secara langsung mendukung ekspansi pasar melalui peningkatan ekonomi proyek dan pengurangan premi risiko yang sebelumnya dikenakan kontraktor terhadap metode tanpa galian.
Peraturan Lingkungan Hidup dan Tekanan terhadap Keberlanjutan
Standar Kebisingan dan Gangguan Konstruksi yang Lebih Ketat
Pertimbangan tata kelola lingkungan dan sosial (ESG) telah menjadi semakin menonjol di pasar konstruksi Asia selama satu dekade terakhir. Otoritas kota di Jepang, Korea Selatan, Singapura, serta semakin banyak pula di Tiongkok dan India, menerapkan standar yang lebih ketat terkait kebisingan konstruksi, debu, gangguan lalu lintas, dan dampak terhadap masyarakat. Konstruksi pipa dengan metode galian terbuka umumnya menimbulkan kebisingan, getaran, debu, serta kemacetan lalu lintas dalam jumlah signifikan. Sebaliknya, operasi mesin penyetop pipa (pipe jacking machine) membatasi sebagian besar aktivitasnya hanya pada sumur peluncuran dan sumur penerimaan, sehingga dampak permukaan sepanjang jalur pengeboran menjadi minimal. Keunggulan kinerja lingkungan semacam ini kini telah menjadi pembeda komersial nyata dalam proyek-proyek di kawasan perkotaan sensitif atau kawasan lindung lingkungan.
Proyek infrastruktur di dekat rumah sakit, sekolah, situs warisan budaya, atau kawasan permukiman semakin sering diberikan dengan persyaratan eksplisit untuk metode konstruksi berdampak rendah. Kontraktor yang mampu menunjukkan kemampuan dalam penggunaan mesin pipe jacking berada dalam posisi lebih unggul untuk memenangkan kontrak-kontrak ini dibandingkan pesaing yang mengandalkan pendekatan galian terbuka konvensional. Penerapan standar konstruksi lingkungan yang semakin ketat di kota-kota Asia oleh karena itu bukan hanya tren regulasi—melainkan pula pendorong pasar struktural bagi industri mesin pipe jacking.
Jejak Karbon dan Tujuan Infrastruktur Hijau
Komitmen nasional terhadap target pengurangan karbon dan standar infrastruktur hijau juga memengaruhi pemilihan metode konstruksi di kawasan Asia. Penggalian terbuka (open-cut excavation) memerlukan perpindahan material dalam jumlah besar, pemulihan lahan, pemulihan permukaan jalan, serta pengelolaan lalu lintas—semua aspek tersebut menimbulkan biaya karbon tersirat (embedded carbon costs). Metode mesin penekan pipa (pipe jacking machine) mengurangi gangguan permukaan, meminimalkan volume tanah galian (spoil), serta sering kali mampu mencapai jejak karbon keseluruhan yang lebih kecil untuk ruang lingkup pemasangan pipa yang setara. Di pasar-pasar di mana pemilik proyek mulai mengevaluasi dan melaporkan intensitas karbon konstruksi, keunggulan ini semakin tercermin dalam kriteria evaluasi tender.
Program sertifikasi bangunan hijau dan kerangka infrastruktur berkelanjutan yang diadopsi di Singapura, Korea Selatan, serta sebagian wilayah Asia Tenggara mulai memberikan penghargaan bagi metode konstruksi tanpa galian (trenchless). Seiring penerapan kerangka kerja ini yang semakin luas dalam pengadaan infrastruktur publik, mesin pipa jacking memperoleh lapisan preferensi pasar tambahan di luar keunggulan teknis murninya. Keselarasan antara tujuan kebijakan lingkungan hidup dan kemampuan konstruksi tanpa galian mewakili pendorong permintaan yang berkelanjutan dan berlandaskan kebijakan bagi pasar mesin pipa jacking di kawasan Asia.
Dinamika Persaingan dan Pematangan Pasar
Kapasitas Manufaktur Lokal dan Daya Saing Biaya
Pertumbuhan pasar mesin pipe jacking di Asia didukung oleh pengembangan kapasitas manufaktur lokal yang signifikan, khususnya di Tiongkok. Produksi dalam negeri telah menurunkan biaya peralatan secara signifikan dibandingkan periode sebelumnya ketika mesin impor dari Eropa atau Jepang mendominasi pasar. Penurunan biaya modal membuat mesin pipe jacking menjadi lebih terjangkau bagi berbagai kontraktor, termasuk perusahaan konstruksi regional berukuran menengah yang sebelumnya tidak mampu membenarkan investasi tersebut. Demokratisasi akses terhadap peralatan tanpa galian ini telah memperluas basis kontraktor dan meningkatkan persaingan dalam tender proyek pipe jacking, yang pada gilirannya mendorong lebih banyak pemilik proyek untuk menspesifikasikan metode tanpa galian dengan mengurangi premium biaya.
Sistem mesin pipe jacking buatan Tiongkok juga telah meningkat secara signifikan dalam hal kualitas, keandalan, dan cakupan spesifikasi teknis. Kombinasi harga yang kompetitif serta peningkatan kinerja memungkinkan kontraktor Asia mengambil alih proyek-proyek yang lebih besar dan lebih menuntut secara teknis, sehingga mendukung pertumbuhan volume pasar. Ekspor peralatan mesin pipe jacking buatan Asia ke pasar berkembang lainnya di Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Timur Tengah semakin mendorong ekosistem manufaktur regional, menciptakan siklus virtuous berupa investasi, pengembangan kapabilitas, dan ekspansi pasar.
Pasar Sewa dan Pola Investasi Kontraktor
Munculnya pasar sewa mesin pipe jacking khusus di Tiongkok, Jepang, dan sebagian Asia Tenggara telah menurunkan hambatan modal bagi kontraktor yang memasuki sektor tanpa galian (trenchless). Pengaturan sewa berbasis proyek memungkinkan kontraktor mengerahkan mesin pipe jacking pada kontrak-kontrak tertentu tanpa harus mencantumkan aset penuh tersebut dalam neraca mereka antar-proyek. Fleksibilitas ini mendorong lebih banyak kontraktor untuk mengajukan penawaran pada kontrak pipe jacking, sehingga meningkatkan persaingan proyek dan likuiditas pasar. Perusahaan penyewaan peralatan yang berfokus pada teknologi tanpa galian (trenchless) pun menjadi pembeli signifikan unit-unit baru mesin pipe jacking, sehingga menjaga permintaan terhadap produsen secara independen dari siklus pembelian langsung oleh kontraktor.
Pematangan layanan pendukung — termasuk spesialis investigasi tanah, penyedia layanan perawatan mesin pipe jacking, kontraktor pengelolaan spoil, dan konsultan teknik tanpa galian (trenchless) — juga telah mengurangi risiko operasional bagi kontraktor dan pemilik proyek. Ekosistem layanan yang berkembang baik memudahkan dan meningkatkan kepastian pelaksanaan proyek pipe jacking, sehingga mendorong lebih banyak pemilik proyek untuk mempertimbangkan metode tanpa galian, bahkan ketika pengalaman rekayasa internal mereka dalam menggunakan mesin pipe jacking masih terbatas. Dengan demikian, pematangan pasar bersifat saling memperkuat: pertumbuhan menciptakan ekosistem pendukung, dan ekosistem pendukung tersebut memungkinkan pertumbuhan lebih lanjut.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kondisi tanah seperti apa yang paling cocok untuk mesin pipe jacking di lingkungan perkotaan Asia?
Sistem mesin pipe jacking modern, khususnya varian keseimbangan tekanan tanah, dirancang untuk menangani berbagai kondisi tanah yang umum di kota-kota Asia, termasuk tanah liat lunak, tanah berdebu, tanah berpasir, serta kondisi muka campuran dengan tingkat air tanah tinggi. Kuncinya terletak pada pemilihan konfigurasi mesin, desain kepala pemotong, dan strategi pengelolaan tekanan muka yang tepat sesuai profil tanah spesifik. Penyelidikan tanah sebelum perencanaan proyek merupakan hal yang esensial guna menyesuaikan spesifikasi mesin pipe jacking dengan kondisi lokasi aktual serta menghindari tantangan operasional tak terduga selama proses pendorongan.
Bagaimana perbandingan mesin pipe jacking dengan pengeboran arah horizontal (horizontal directional drilling) untuk proyek pipa perkotaan?
Kedua metode tersebut bersifat tanpa penggalian (trenchless), namun masing-masing cocok untuk profil proyek yang berbeda. Mesin penyetel pipa (pipe jacking machine) umumnya lebih disukai untuk pemasangan pipa berdiameter besar, instalasi saluran pembuangan gravitasi yang memerlukan pengendalian kemiringan (grade) secara presisi, serta penyetelan melalui tanah yang sangat lunak atau tidak stabil di mana dukungan pada permukaan galian (face support) sangat krusial. Pengeboran arah horizontal (horizontal directional drilling) cenderung lebih kompetitif untuk lintasan utilitas berdiameter kecil dan pengeboran jarak jauh di tanah yang stabil. Untuk proyek-proyek pipa perkotaan dan industri yang mendominasi pasar pertumbuhan Asia, kemampuan mesin penyetel pipa dalam memasang pipa beton atau baja yang kaku dengan akurasi posisional tinggi biasanya menjadikannya metode yang ditentukan sebagai pilihan utama.
Rentang diameter berapa saja yang dapat ditangani oleh mesin penyetel pipa modern?
Sistem mesin pipe jacking modern mencakup berbagai macam ukuran, mulai dari unit mikrotunneling yang mampu memasang pipa berdiameter sekecil 150 mm hingga mesin berdiameter besar yang menangani pipa berdiameter lebih dari 3.000 mm. Pemilihan diameter yang tepat bergantung pada fungsi saluran pipa, kapasitas aliran yang dibutuhkan, serta kendala di lokasi. Di pasar Asia, penggunaan mesin pipe jacking berdiameter sedang dalam kisaran 600 mm hingga 1.800 mm sangat umum untuk proyek saluran pembuangan dan drainase perkotaan, sedangkan aplikasi mesin pipe jacking berdiameter besar semakin banyak digunakan untuk terowongan utilitas terpadu dan infrastruktur penampungan air hujan skala besar di kawasan metropolitan.
Apa saja risiko utama proyek yang terkait dengan operasi mesin pipe jacking dan bagaimana risiko-risiko tersebut dikelola?
Risiko utama dalam operasi mesin pipe jacking meliputi ketidakstabilan muka di kondisi tanah yang tidak dapat diprediksi, hambatan akibat utilitas terkubur atau batu besar alami, gesekan berlebihan pada penyetelan jarak jauh yang menyebabkan tegangan pada pipa, serta tantangan dalam konstruksi sumuran di lokasi perkotaan yang sempit. Risiko-risiko ini dikelola melalui investigasi kondisi tanah sebelum konstruksi secara menyeluruh, pemilihan dan konfigurasi mesin yang cermat, penggunaan sistem injeksi pelumas untuk mengurangi gesekan antara pipa dan tanah pada penyetelan jarak jauh, serta pengawasan teknik di lokasi oleh tenaga ahli. Sistem mesin pipe jacking modern yang dilengkapi kemampuan pemantauan waktu nyata juga memungkinkan operator mendeteksi dan merespons permasalahan yang sedang berkembang sebelum masalah tersebut memburuk menjadi penghentian operasi yang mahal atau keterlambatan proyek.
Daftar Isi
- Urbanisasi dan Meningkatnya Permintaan terhadap Infrastruktur Bawah Tanah
- Program Investasi Infrastruktur Pemerintah yang Mendorong Perluasan Pasar
- Kemajuan Teknologi yang Memperluas Kemampuan Aplikasi
- Peraturan Lingkungan Hidup dan Tekanan terhadap Keberlanjutan
- Dinamika Persaingan dan Pematangan Pasar
-
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Kondisi tanah seperti apa yang paling cocok untuk mesin pipe jacking di lingkungan perkotaan Asia?
- Bagaimana perbandingan mesin pipe jacking dengan pengeboran arah horizontal (horizontal directional drilling) untuk proyek pipa perkotaan?
- Rentang diameter berapa saja yang dapat ditangani oleh mesin penyetel pipa modern?
- Apa saja risiko utama proyek yang terkait dengan operasi mesin pipe jacking dan bagaimana risiko-risiko tersebut dikelola?
EN
AR
BG
HR
CS
FR
DE
EL
HI
IT
JA
KO
RO
RU
ES
TL
ID
LT
SK
SL
UK
VI
ET
TH
TR
FA
AF
MS
HY
AZ
KA
BN
LO
LA
MN
NE
MY
KK
UZ
KY